Slide # 1

Slide # 1

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Slide # 2

Slide # 2

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Slide # 3

Slide # 3

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Slide # 4

Slide # 4

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Slide # 5

Slide # 5

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Showing posts with label tutorial vps. Show all posts
Showing posts with label tutorial vps. Show all posts

13 December 2013

Install Webmin pada VPS CentOS

Tutorial VPS : Install Webmin pada VPS CentOS - Pada postingan kali ini, saya akan mengajarkan kepada anda semua mengenai cara menginstall Webmin pada VPS CentOS
Apa kegunaan Webmin?
Webmin bisa digunakan untuk menambah dan menghapus user SSH, menambah open port, melihat user yang sedang aktif, dan masih banyak lagi kegunaan dari Webmin.
Oleh karena itu, menginstall Webmin pada VPS anda adalah merupakan keharusan bagi saya. :D




Oke, kita langsung lanjut ke tutorialnya. :)
  1. Login dulu ke VPS anda menggunakan root user. Login ke VPS bisa menggunakan putty atau Bitvise.
  2. Kemudian ketik " yum update && yum upgrade ". Lalu tekan enter.
  3. Kalau ada pertanyaan, ketik saja " y ", lalu enter.
  4. Setelah selesai, lanjutkan dengan ketik " yum groupinstall "Development Tools" ". Lalu tekan enter.
  5. Kalau ada pertanyaan, ketik saja " y ", lalu enter.
  6. Tunggu sampai proses selesai.
  7. Setelah itu ketik " wget http://prdownloads.sourceforge.net/webadmin/webmin-1.630-1.noarch.rpm ", lalu enter.
  8. Setelah itu, ketik " rpm -U webmin-1.630-1.noarch.rpm ", lalu enter.
  9. Setelah itu, buat supaya webmin jalan saat startup. Ketik " chkconfig webmin on ".
  10. Sekarang, reboot VPS anda. Ketik " reboot ".
  11. Sudah selesai. :D
  12. Untuk mengakses Webmin, buka di browser anda, ketikan di url bar " https://ip-vps-anda:10000/ ". Misal IP-VPS anda adalah 123.123.123.123, maka ketik di browser https://123.123.123.123:10000/.
  13. Dan akan tampil seperti ini. 
  14. Masukan saja username root dan password root anda.
  15. Akan tampil seperti ini.
  16. Klik saja install updates.
  17. Dan selesai. :)

Oke, itulah tadi cara Install Webmin pada VPS CentOS. Semoga tutorial ini bisa bermanfaat buat anda semua. :)

12 December 2013

Perbedaan OpenSSH dengan DropBear - Kelebihan dan Kekurangan

OpenSSH (OpenBSD Secure Shell) adalah seperangkat program komputer yang menyediakan sesi komunikasi terenkripsi melalui jaringan komputer menggunakan protokol SSH. Hal ini dibuat sebagai alternatif open source untuk Secure Shell suite perangkat lunak berpemilik yang ditawarkan oleh keamanan Komunikasi SSH. Sedangkan DropBear adalah paket perangkat lunak yang ditulis oleh Matt Johnston yang menyediakan server Shell-kompatibel Aman dan klien. Hal ini dirancang sebagai pengganti OpenSSH standar untuk lingkungan dengan memori rendah dan sumber daya prosesor, seperti embedded system.



Antara DropBear dan OpenSSH memiliki fungsi yang sama yaitu Secure Shell atau SSH untuk protokol jaringan yang memungkinkan pertukaran data melalui saluran aman antara dua perangkat jaringan. Terutama banyak digunakan pada sistem berbasis Linux dan Unix untuk mengakses akun shell, SSH dirancang sebagai pengganti Telnet dan shell remote tak aman lainnya, yang mengirim informasi, terutama kata sandi, dalam bentuk teks sederhana yang membuatnya mudah untuk dicegat. Enkripsi yang digunakan oleh SSH menyediakan kerahasiaan dan integritas data melalui jaringan yang tidak aman seperti Internet.

Namun, dari beberapa yang banyak dirasakan oleh user terutama untuk user dari Indonesia yang banyak menggunakan kedua program komputer ini untuk tunnel internet gratis all provider broadband menemukan beberapa kelebihan dan kekurangan dari DropBear dan OpenSSH ini. Berikut adalah beberapa diantaranya:

OpenSSH

Kelebihan
  • Anti Bengong
  • Saat Download Tidak Pernah 0 Kbps
  • Kecepatan Stabil dan Cepat
  • Apabila Inject Jalan di OpenSSH maka bisa dipastikan work juga di DropBear
  • Konsumsi memory VPS besar, cocok untuk VPS berspesifikasi tinggi

Kekurangan
  • Inject Jarang

Dropbear
Kelebihan
  • Inject banyak yang Work
  • Inject DropBear tidak work di OpenSSH
  • Konsumsi memory VPS lebih rendah sehingga cocok untuk VPS berspesifikasi rendah

Kekurangan
  • DropBear Sering Bengong pada saat Download FIe gajah
  • Saat Download Sering 0 Kbps
  • Dilimit dan pada saat 0 Kbps harus mancing dengan cara membuka salah satu situs seperti m.facebook.com atau Youtube agar Proxifier jalan lagi

Demikian adalah beberapa kekurangan dan kelebihan dari kedua programOpenSSH dan Dropbear yang berfungsi untuk Secure Shell atau SSH untuk protokol jaringan. Apabila ada yang mau menambahkan lagi silahkan masukan via komentar yah.




NB :artikeini di copy mentah-mentah dari sumber aslinya hhttp://sshgratisfullspeed.blogspot.com

      ini semata-mata bukan untuk pamer atau sok pinter di atas langit  masih ada langit...     tp untuk catatan buat diri sendiri 

01 December 2013

Menambahkan open port pada vps DEBIAN

Tutorial VPS : Menambah Open Port Pada VPS Debian - Menanggapi request dari salah satu pengunjung yang ingin dibuatkan tutorial mengenai setting VPS untuk SSH, maka kali ini saya akan memulainya dengan tutorial menambah open port pada vps debian.
Pastikan anda telah mendapatkan password root dari penyedia VPS yang anda beli. Jika telah mempunyai password rootnya, langsung saja.

1. Login dulu ke VPS anda menggunakan password root. Di sini saya contohkan login menggunakan software putty. Bagi yang belum punya putty, silahkan download di sini.
Buka putty > Isikan IP Address > klik Open




2. Kemudian akan muncul tampilan mirip Command Prompt. Kemudian masukkan username nya root, dan passwordnya adalah password yang anda dapat dari penyedia VPS. Ketika menuliskan password tidak akan muncul tanda bintang atau apapun. Hanya kosong, tetapi sebenarnya itu sudah tertulis. Kalau sudah, tinggal enter saja.




3. Kemudian akan muncul tampilan seperti di bawah. Supaya lebih mudah untuk mengedit, saya di sini akan menginstall nano dulu. Ketik saja "apt-get install nano", kemudian enter



4. Karena di VPS saya sudah terinstall nano, maka tampilan seperti ini. Oke, lanjut. Kemudian ketik "nano /etc/ssh/sshd_config".



5. Kemudian akan muncul tampilan seperti ini.






6. Kemudian tambahin port-nya. Dengan cara menuliskannya di bawah tulisan "Port 22". Di tulis dengan awalan "Port" baru port yang di inginkan. Hasilnya seperti ini.




7. Setelah itu keluar dari nano dengan cara klik "Ctrl+X" kemudian "Y" dan enter.

8. Restart VPS anda. Dengan cara ketik "service ssh restart" dan enter.




9. Dan sekarang port yang anda tambahkan sudah bisa di akses. Cobalah mengakses port itu dengan aplikasi bitvise atau putty.

Oke, itulah tadi Tutorial VPS : Menambah Open Port Pada VPS Debian. Semoga tutorial ini bisa bermanfaat bagi anda semua. :)